Desa Monta Baru merupakan salah satu desa di Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Desa ini resmi berdiri pada tanggal 7 Februari 2012 sebagai hasil pemekaran dari Desa Kaleo, yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan desa serta pelayanan kepada masyarakat.
Nama “Monta Baru” berasal dari nama Gunung Monta yang terletak di belakang wilayah desa. Gunung tersebut memiliki nilai historis dan menjadi bagian dari identitas masyarakat setempat. Berdasarkan cerita legenda yang berkembang, masyarakat Monta lama yang kini menjadi warga Desa Monta di Kecamatan Woha dahulu berlayar dan kemudian mendiami kawasan Gunung Monta. Kisah ini menjadi bagian penting dari sejarah dan asal-usul masyarakat Desa Monta Baru.
Selain itu, masyarakat Desa Monta Baru juga memiliki cerita rakyat yang melegenda, yaitu Legenda Mangge Ampe.
Konon pada masa lampau, terdapat sebuah pohon mangga yang sangat istimewa yang dikenal dengan nama Mangge Ampe. Pohon ini dipercaya memiliki keunikan karena buahnya tidak pernah habis dan selalu tersedia bagi masyarakat sekitar. Mangga tersebut menjadi sumber kehidupan dan simbol keberkahan bagi warga yang tinggal di sekitar Gunung Monta.
Namun, menurut cerita yang berkembang, keberadaan Mangge Ampe hanya memberikan manfaat bagi mereka yang memiliki niat baik dan hidup rukun. Sebaliknya, bagi orang yang serakah atau berniat buruk, buah mangga tersebut tidak dapat dinikmati atau bahkan menghilang. Karena itu, legenda Mangge Ampe mengandung pesan moral tentang pentingnya kejujuran, kebersamaan, dan menjaga keseimbangan dengan alam.
Hingga kini, cerita Mangge Ampe tetap hidup dalam ingatan masyarakat dan sering diceritakan secara turun-temurun sebagai bagian dari warisan budaya Desa Monta Baru.
Dalam perjalanan pemerintahannya, Desa Monta Baru pertama kali dipimpin oleh Penjabat (Pj.) Kepala Desa, yaitu Drs. M. Sidik. Selanjutnya, kepala desa definitif pertama adalah Yasin Yahya, namun beliau meninggal dunia saat menjalankan tugas perjalanan dinas di Pemerintah Daerah Kabupaten Bima. Sisa masa jabatan kemudian dilanjutkan oleh Penjabat Kepala Desa Drs. Nasrullah.
Pada periode berikutnya, kepemimpinan desa dilanjutkan oleh Syafruddin, kemudian oleh Didin Friansyah, S.Sos., M.M.Inov, yang menjabat hingga saat ini.
Mayoritas masyarakat Desa Monta Baru bermata pencaharian sebagai petani. Selain itu, kaum ibu juga aktif dalam kegiatan ekonomi kreatif berupa kerajinan tenun tradisional yang menjadi salah satu potensi unggulan desa.