Bima, NTB – Dalam rangka mengawali musim tanam bawang merah, masyarakat petani yang tergabung dalam Sentra Organisasi (SO) Pertanian Desa Monta Baru dan Desa Kaleo menggelar kegiatan doa bersama pada 1 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan sebagai bentuk ikhtiar spiritual agar musim tanam berjalan lancar serta menghasilkan panen yang melimpah.
Acara doa musim tanam tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Monta Baru, Kepala Desa Kaleo, Babinkamtibmas, para ketua kelompok tani, serta tokoh masyarakat dari kedua desa. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap sektor pertanian, khususnya komoditas bawang merah yang menjadi andalan masyarakat di wilayah Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Kaleo menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama ini merupakan tradisi yang terus dijaga oleh para petani sebagai wujud rasa syukur dan harapan kepada Allah SWT agar tanaman bawang merah terhindar dari hama, penyakit, serta cuaca ekstrem. Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Monta Baru yang menekankan pentingnya kebersamaan dan gotong royong dalam mendukung keberhasilan pertanian.
Babinkamtibmas yang turut hadir mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap agar musim tanam bawang merah tahun ini dapat berjalan aman dan kondusif. Ia juga mengajak seluruh petani untuk terus menjaga ketertiban serta memperkuat kerja sama antar kelompok tani.
Doa bersama dipimpin oleh tokoh masyarakat setempat dan diikuti dengan penuh kekhusyukan oleh seluruh peserta. Para ketua kelompok tani berharap melalui doa ini, usaha yang dilakukan para petani dapat diberkahi dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Monta Baru dan Kaleo.
Kegiatan ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, petani, dan tokoh masyarakat dalam membangun sektor pertanian yang berkelanjutan di Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.